Kemenag Tegaskan PPG Bukan Seleksi, Tapi Jalan Meningkatkan Kompetensi Guru
Jakarta (Kemenag) – Kementerian Agama menegaskan bahwa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan bukanlah instrumen seleksi, melainkan jalan strategis untuk meningkatkan kompetensi guru secara berkelanjutan. Hal ini disampaikan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, Amien Suyitno, dalam Rapat Evaluasi Pasca Pelaksanaan PPG Dalam Jabatan Tahun 2025 yang digelar bersama para Direktur Bimas, pimpinan LPTK, dan stakeholders terkait.
“PPG bukan gerbang seleksi guru. Ia adalah sarana untuk memetakan kompetensi yang dimiliki guru, agar kita tahu bagaimana memperkuatnya secara tepat,” ujar Suyitno dengan penuh semangat.
Menurutnya, paradigma lama yang menjadikan PPG sebagai proses lulus-tidak lulus harus diubah. “Mestinya tidak ada guru yang tidak lulus. Yang ada adalah guru yang perlu penguatan di kompetensi tertentu, itulah fungsi PPG sebagai alat pemetaan dan perbaikan,” lanjutnya.

Dalam paparannya, Suyitno juga mendorong transformasi pelatihan pasca-PPG ke arah yang lebih efisien, fleksibel, dan berbiaya rendah. Ia mengusulkan model pelatihan berbasis digital yang dapat diakses kapan saja dan di mana saja, misalnya melalui platform seperti MOOC Pintar.
“Diklat melalui MOOC dirancang agar tidak membebani biaya. Bisa dilakukan anywhere, anytime, everywhere. Bahkan cetak sertifikat sendiri. Inilah wajah pelatihan modern,” ungkapnya.
Hal krusial lainnya yang disorot adalah validitas soal asesmen. Dirjen Pendis menggarisbawahi pentingnya pengembangan soal yang tidak bias secara geografis dan budaya.
“Butir soal harus dipahami guru dari Papua sampai Jawa. Jangan sampai soal hanya dimengerti wilayah barat, tapi membingungkan peserta di timur. Ini soal keadilan persepsi,” ujarnya. Untuk itu, Suyitno meminta dilakukan uji paritas soal di berbagai wilayah sebagai bagian dari standar mutu nasional.
Dalam forum tersebut, Amien Suyitno juga menekankan pentingnya kesepahaman antar-direktorat agar tidak ada perbedaan mencolok yang dapat menjadi celah dalam pengawasan publik. Ia menyebut pentingnya surat edaran bersama agar pelaksanaan PPG lintas agama berjalan seirama.
Dirjen Pendis mendorong seluruh elemen Kemenag untuk menjadikan PPG sebagai gerakan perubahan, bukan beban administratif. Ia mengajak semua pihak memandang PPG sebagai pintu gerbang menuju guru profesional yang berdaya saing di era digital.
“Kalau kita ubah cara pandangnya, kita akan sampai lebih cepat,” tandasnya optimistis.
https://pendis.kemenag.go.id/direktorat-guru-dan-tenaga-kependidikan/kemenag-tegaskan-ppg-bukan-seleksi-tapi-jalan-meningkatkan-kompetensi-guru
PLATFORM MOOC PINTAR
Dalam paparannya, Suyitno juga mendorong transformasi pelatihan pasca-PPG ke arah yang lebih efisien, fleksibel, dan berbiaya rendah. Ia mengusulkan model pelatihan berbasis digital yang dapat diakses kapan saja dan di mana saja, misalnya melalui platform seperti MOOC Pintar.
“Diklat melalui MOOC dirancang agar tidak membebani biaya. Bisa dilakukan anywhere, anytime, everywhere. Bahkan cetak sertifikat sendiri. Inilah wajah pelatihan modern,” ungkapnya.
Komentari Tulisan Ini
Tulisan Lainnya
Semarak Ramadhan, MI Muhammadiyah 05 Gendongkulon Gelar Baitul Arqam untuk Membentuk Generasi Religius
Gendongkulon — Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan sekaligus memperkuat pendidikan karakter Islami, MI Muhammadiyah 05 Gendongkulon menyelenggarakan kegiatan Baitul Arq
Kemenag Usulkan 630 Ribu Formasi PPPK Guru
Jakarta (Kemenag) --- Kementerian Agama menindaklanjuti aspirasi guru madrasah swasta dengan mengusulkan 630 ribu formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Kemenag
MI Muhammadiyah 05 Gendongkulon Gelar Try Out TKA Bekerja Sama dengan Forum Guru Muhammadiyah Jawa Timur
Gendongkulon, 2 Februari 2026 — MI Muhammadiyah 05 Gendongkulon melaksanakan kegiatan Try Out Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang berlangsung selama dua hari, mulai tanggal 2 hingga
MI Muhammadiyah 05 Gelar Apel Milad Muhammadiyah ke-113
Gendongkulon, 2025 — Dalam rangka memperingati Milad Muhammadiyah ke-113, MI Muhammadiyah 05 Gendongkulon menyelenggarakan apel akbar yang berlangsung khidmat dan penuh semangat.
MI Muhammadiyah 05 Gendongkulon Ikuti Gerak Jalan Tingkat Kecamatan Babat
Babat, 22 Agustus 2025 – Semarak peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Babat berlangsung meriah dengan digelarnya lomba gerak jalan tingkat
Ujian Tahfidz Juz 30: Siswa MI Muhammadiyah 05 Gendongkulon Tunjukkan Cinta Al-Qur'an
MIM05GENDONGKULON.COM-MI Muhammadiyah 05 Gendongkulon kembali menunjukkan dedikasinya dalam pendidikan keagamaan melalui penyelenggaraan Ujian Tahfidz Juz 30 untuk siswa-siswi Kelas Tah
MI Muhammadiyah 05 Gendongkulon Gelar Penilaian Sumatif Akhir Tahun 2024/2025
MIM05GENDONGKULON.COM-Dalam rangka mengevaluasi hasil belajar siswa selama satu tahun pelajaran, MI Muhammadiyah 05 Gendongkulon menyelenggarakan Penilaian Sumatif Akhir Tahun (PSAT) mu
Kemenag Libatkan Lebih 5.000 Madrasah dalam Gerakan Penanaman Sejuta Pohon
Jakarta (Kemenag) --- Kementerian Agama menginisiasi gerakan Penanaman Sejuta Pohon Matoa dalam menyambut Hari Bumi, 22 April 2025. Gerakan ini akan difokuskan di Kampus Universitas I
Kemenag Libatkan Lebih 5.000 Madrasah dalam Gerakan Penanaman Sejuta Pohon
Jakarta (Kemenag) --- Kementerian Agama menginisiasi gerakan Penanaman Sejuta Pohon Matoa dalam menyambut Hari Bumi, 22 April 2025. Gerakan ini akan difokuskan di Kampus Universitas I
Pencairan TPG bagi Guru Madrasah Periode Januari-Februari 2025
Sehubungan dengan proses pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) periode Januari- Februari 2025, kami menginstruksikan kepada seluruh Kepala Bidang Pendidikan Madrasah/Pakis/Pendis serta
